Rabu, 09 Maret 2016

Jovem GluBerry



Jovem Gluberry Collagen Drink adalah Collagen Hydrolisate yang terbuat dari tulang sapi lokal Indonesia dan sudah mendapat Sertifikat halal dari LP POM MUI
Jovem Gluberry mengandung protein tinggi ( 93% ) mudah dicerna oleh tubuh dan segera menggantikan collagen tubuh yang hilang
Jovem Gluberry akan meningkatkan kwalitas hidup kita terutama disaat menjelang Usia senja

Komposisi :Hydrolized Gelatin (Collagen) Sertifikasi HALALEkstrak Madu HutanVit.C alami BerryStrawberry FlavourDextroseAsam Sirsat

Kenapa harus Collagen ??
Collagen adalah salah satu protein yang menyusun tubuh manusia.
Keberadaan collagen ± mencapai 30% dari seluruh protein yang terdapat di tubuh.
Collagen adalah struktur organik pembangun tulang, gigi, sendi, otot.

Apa jadinya jika tubuh kekurangan Collagen??
1. Kulit kering, mengelupas, memar,
   penyembuhan luka lambat, pigmentasi,   pembuluh darah 
menonjol.
2. Kuku rapuh, berbintik putih & permukaan tidak rata
3. Mata terasa kering, lingkaran hitam di bawah mata, gumpalan lemak kecil berwarna kuning di bagian putih mata, gangguan penglihatan malam hari,sudut mata tampak pembuluh darah merah
4. Gusi mudah berdarah, karang gigi, gusi mengendur sehingga akar gigi terlihat,mudah terinfeksi dan penyakit periodental
5. Rambut kusam, kering, tipis, rontok, berketombe, ujung bercabang,pertumbuhan lambat, radang pada kulit kepala
6. Mulut bau, bibir mudah luka, sariawan sulit sembuh
7. Lidah bercak putih tebal, pinggir lidah bergelombang
8. Mudah lupa, mengganggu konsentrasi otak
9. Cegah penuaan, jantung lemah, stamina tidak fit, dll.



Kenapa Stroberi??

1. Sebagai pembersih kulit karena ekstraks strowbery digunakan sebagai bahan pembersih kulit,

sabun wajah dan masker wajah yang meremajakan, mengandung vit C,

asam salisilat, antioksidan dan exfoliant

2. Toner kulit, menghaluskan kulit

3. Memperbaiki jaringan kulit.

Vit C pada strowbery dan dikombinasi oleh collagen yang larut dalam air

memberikan efek maksimal untuk perbaikan jaringan kulit.

4. Kondisioner alami, efek konsumsi Gluberry Drink dalam jangka Panjang akan

membuat rambut mengkilap bernutrisi.

5. Mengurangi kantung mata dan memudarkan mata panda.

6. Cegah hipertensi, karena juga mengandung kalium

7. Mengatur gula darah, karena memiliki indeks glikemik yang rendah & tinggi serat,

jadi bisa mengatur gula darah tetap stabil

8. Lancarkan pencernaan, aman untuk penderita Maag.

9. Mengatasi stroke, antioksidan quercetin, kaemferol dan antosianin dan kandungan kalium

yang bisa mengurangi resiko stroke, radikal bebas dan kanker/tumor

GLUBERRY DRINK hadir sbagai solusi permasalahan kulit dan Kesehatan anda

168rb/box,isi 100gram untuk 7gelas.

Cara konsumsi :

Larutkan 1 sendok teh Gluberry drink ke dalam air minum, aduk sebentar lalu segera diminum.

Baiknya diminum pagi sebelum sarapan atau malam sebelum tidur.

Untuk program hamil, diminum 2 gelas sehari.

Jangan Lupa baca bismillah sebelum konsumsi Gluberry.

Murah, Meriah, Manfaat Mewah

Jumat, 01 Mei 2015

CONTOH PROPOSAL PTK

BAB I
PENDAHULUAN

A.    JUDUL :

MENINGKATKAN KETRAMPILAN SISWA    MENYUSUN  KESIMPULAN PADA KEGIATAN PRAKTIKUM  MATERI BIOTEKNOLOGI   SISWA KELAS IX  A SMP 2 WONOPRINGGO  TAHUN PELAJARAN 2014 / 2015

B.     LATAR BELAKANG
Secara umum pembelajaran IPA terutama Biologi dianggap sebagai ilmu pengetahuan yang statis, mengandung kebenaran – kebenaran yang mutlak, sehingga jika biologi diajarkan dengan hafalan makan akan diperoleh hal – hal yang bersifat abastrak,maka dari itu dalam  mempelajari IPA terutama materi biologi, di tekankan pada pemberian pengalaman langsung, sehingga  siswa  memperoleh pemahaman  tentang pembelajaran IPA dan  dapat menciptakan kondisi yang menyenangkan dan menarik bagi siswa.Untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan menarik bagi siswa  salah satunya dengan memilih strategi atau cara dalam menyampaikan materi pelajaran sehingga  diharapkan dapat meningkatan hasil belajar siswa,dan juga ketrampilan – ketrampilan proses yang dimiliki oleh siswa. Untuk mengembangkan ketrampilan proses yang dimiliki ,siswa perlu dibantu untuk membuat penemuan- penemuan dalam proses ilmiah, misalnya ketrampilan mengamati, menafsirkan, menggunakan peralatan mengajukan pertanyaan, merumuskan hipotesis , membuat percobaan , dan  juga menyusun kesimpulan . Menyusun kesimpulan pengamatan merupakan sebuah ketrampilan proses yang harus dimiliki oleh siswa karena pada pembelajaran IPA terutama biologi tidak lepas dari kegiatan pembelajaran secara langsung atau pun pengamatan langsung. Dengan pengamatan langsung dapat membimbing siswa untuk bersama-sama terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan mampu membantu siswa berkembang sesuai dengan taraf intelektualnya, hal ini tentunya  akan lebih menguatkan pemahaman siswa terhadap konsep – konsep yang diajarkan.
Salah satu indikator rendahnya mutu pendidikan siswa karena kurangnya penguasaan siswa terhadap materi pembelajaran. Siswa cenderung hanya menghafal, kurang memahami esensi makna materi, bahkan kurang mengetahui aplikasi tentang materi pembelajaran di dunia nyata,  Dalam pembelajaran  IPA terutama Biologi kebanyakan  siswa kurang memahami pelajaran biologi  karena cenderung menghafal sehingga siswa merasa bosan, tidak menyenangkan dan cenderung pasif selama mengikuti proses pembelajaran. Selain itu sebagaian besar proses pembelajaran masih dilaksanakan di dalam kelas dan jarang memanfaatkan lingkungan sekitar . Kurangnya pemanfaatan media lingkungan sekitar ,  akibatnya hasil belajar yang diperolehpun rendah belum sesuai harapan.Rendahnya hasil belajar siswa terutama di sekolah SMP 2 Wonopringgo di tandai dengan rendahnya keaktifan siswa terhadap pelajaran IPA dan  kurangnya ketrampilan proses  yang dimiliki siswa. Pengembangan ketrampilan proses  akan melatih siswa mampu menemukan dan mengembangkan sendiri fakta dan konsep.
Pada pembelajaran IPA terutama Biologi menunjukkan banyak siswa yang kurang memiliki ketrampilan proses. Ketrampilan proses  siswa berupaya untuk menemukan dan mengembangakan konsep dalam materi yang berguna untuk menunjang pengembangan kemampuan selanjutnya , salah satu ketrampilan proses yang harus dimilki siswa adalah ketampilan dalam menyusun kesimpulan   pada saat praktikum, jika ketrampilan proses menyusun kesimpulan  kurang  ,hal ini tentunya akan mengurangi proses pemahaman siswa terhadap materi yang dipelajari.Kurangnya proses pemahaman siswa terhadap materi pembelajarantentunya akan mempengaruhi hasil belajar yang dicapai terutama nilai praktikujm IPA. Dengan rendahnya nilai praktikum IPA  maka  akan mengakibatkan rendahnya pula hasil belajar siswa , data yang diperoleh bahwa siswa SMP 2 Wonopringgo yang tuntas hanya   45 %  dari nilai ketuntasan minimal 69.
Permalahan yang teridentifikasi  dalam pembelajaran IPA di SMP 2 Wonopringgo yaitu kurangnya ketrampilan proses yang dimiliki siswa dalam menyusun kesimpulan pada saat praktikum. Ketrampilan proses  menyusun  kesimpulan pada saat praktikum merupakan suatu ketrampilan  yang harus dikuasai siswa karena akan melatih siswa untuk menemukan dan mengembangkan sendiri fakta dan konsep, serta dapat memotivasi siswa untuk aktif dalam pembelajaran IPA dan merangsang anak untuk belajar dan berpikir kritis. Dengan terbiasanya siswa untuk belajar dan berpikir kritis maka siswa dapat memiliki ketrampilan menyusun sebuah kesimpulan selama kegiatan praktikum. Ketrampilan menyusun kesimpulan pada saat praktikum dapat di gunakan sebagai indikator keberhasilan pemahaman siswa dalam materi pembelajaran IPA.Untuk dapat meningkatkan Pemahaman materi pembelajaran IPA siswa perlu menguasai ketrampilan menyusun kesimpulan dalam kegiatan praktikum. Sehingga  kegiatan praktikum dalam pembelajaran IPA dapat mengurangi masalah pemahaman siswa pada pelajaran IPA dan siswa mendapatkan pengalaman langsung terhadap materi yang dipelajari, siswa tidak hanya berpikir abstrak, namun siswa diberi kesempatan untuk mengalami sendiri atau melakukan sendiri, seperti mengikuti suatu proses,
13
mengamati suatu objek, menganalisis, membuktikan dan menarik kesimpulan sendiri mengenai suatu objek, keadaan atau proses sesuatu.

Kurangnya ketrampilan siswa dalam menyusun kesimpulan pada saat paraktikum disebabkan oleh rendahnya kemampuan siswa dalam penggunaan bahasa  dan kurangnya pelaksanaan kegiatan praktikum di sekolah- sekolah  ,  Oleh karena itu dalam pembelajaran IPA pelaksanaan Praktikum  dapat digunakan sebagai jalan keluar untuk melatih  siswa dalam  meningkatkan Ketrampilan. Dengan meningkatnya ketrampilan proses misalnya  menyusun kesimpulan pada saat kegiatan praktikum yang dimiliki oleh siswa  maka pembelajaran-pembelajaran IPA yang bersifat abstrak dapat menjadi lebih kongkrit dan siswa dapat menemukan pengalaman langsung sehingga siswa akan lebih berperan aktif dalam pembelajaran sehingga tumbuh keinginan untuk lebih berkembang dan berpikir kritis.

Selasa, 07 April 2015

LEMBAR KEGIATAN SISWA PENGAMATAN LINGKUNGAN

LEMBAR KERJA SISWA I
PENGAMATAN KOMPONEN LINGKUNGAN SEKOLAH
A.Tujuan :
            1. Mengamati Lingkungan sekolah  dan menentukan komponen penyusunnya
B.Alat dan Bahan :
            1.Panca indra
            2.LKS, buku siswa,alat tulis
            3.Lingkungan SMP 2 Wonopringgo
C.Cara kerja :
            1. Amati lingkungan sekolah
2. Diskusikan dalam kelompok, komponen  penyusun lingkungan sekolah
            3. Catat hasil pengamatan pada tabel pengamatan

D.Tabel pengamatan

No
Komponen Penyusun
Komponen Biotik ( mahluk hidup )
Komponen Abiotik ( mahluk tak Hidup )
1.


2.


3.


4.


5.


6.


7.


8.


9.


10.


11.


12.


13.



E.Pertanyaan
            1.Apa yang dimaksud lingkungan :_________________________________________
              ____________________________________________________________________
            2. Apa yang dimaksud komponen biotik:____________________________________
              ____________________________________________________________________
            3.Apa yang dimaksud komponen abiotik:____________________________________
              ____________________________________________________________________
E.Kesimpulan
               Setelah pengamatan dapat disimpulkan:

            - Suatu lingkungan disusun oleh komponen_______________dan________________



LEMBAR KERJA SISWA II


PENGAMATAN KOMPONEN DALAM EKOSISTEM
A.Tujuan :
            1. Mengamati gambar ekosistem dan menentukan komponen penyusunnya
B.Alat dan Bahan :
            1.Panca indra
            2.LKS, buku siswa,alat tulis
            3.Gambar ekosistem
C.Cara kerja :
            1. Amati gambar pada lks
2. Diskusikan dalam kelompok, komponen penyusun ekosistem pada gambar           tersebut
            3. Catat hasil pengamatan pada tabel pengamatan
D.Tabel pengamatan
No
Gambar ekosistem
Komponen biotik (hidup)
Komponen abiotik (takhidup)
Hubungan antara masing-masing komponen
1.




2




3.




4.





D.Kesimpulan
               Setelah pengamatan gambar ekosistem dapat disimpulkan:
            - Dalam pengamatan diatas, contoh komponen biotik adalah____________________
              ____________________________________________________________________
            - Dan contoh komponen abiotik adalah_____________________________________
              ____________________________________________________________________
          - Antara komponen penyusun lingkungan saling berinteraksi membentuk suatu
  Ekosistem
- Ekosistem adalah____________________________________________________
__________________________________________________________________
           

-           


Nama kelompok:
1.
2.
3
4.